Rabu, 10 Oktober 2012

MENGINSTAL SOFTWARE JARINGAN



TUGAS KKPI

NAMA : M.NURDIASYAH
KLS : XII-TPm 3
NO : 22
SMK “TEKSTIL” PANDAAN
02 OKTOBARE 2012
MENGINSTAL SOFTWARE JARINGAN






  1. Topologi Kabel Tree/HierachicalTopologi ini seperti membentuk sebuah pohon dengan cabangnya. Topologi terdiri atas central node (computer spesifikasi tinggi) dan node (komuter spesifikasi rendah) yang saling berhubungan secara berjenjang. Central node sebagai host computer merupakan jenjang tertinggi (top hierarchical) yang berfungsi untuk mengoordinasi node pada jenjang di bawahnya. Oleh karena itu topologi ini dikenal dengan nama lain hierarchical topology.
    Topologi Keunggulan Kelemahan
    Tree Kontrol manajemen lebih mudah karena bersifat terpusat dan berbagi dalam tingkatan atau jenjang. Jika salah satu node rusak, maka node yang berada di jenjang bagian bawah tidak berfungsi.
    Topologi Kabel RingPada topologi ini. Semua computer saling berhubungan fisik membentuk lingkaran, yaitu seperti topologi Kabel bus, tetapi ujung-ujungnya saling disambung. Perhatikan gambar berikut. Data yang kita kirim diberi alamat (address) tujuan sehingga data sampai ke computer tujuan Dengan selamat. Setiap computer diberi repeater yang berfungsi sebagai berikut: Listen state, setiap bit data dikirim kembali dengan mengalami delay waktu. Transmit state, jika bit data berasal dari paket data lebih besar dari ring, maka repeater akan mengambalikan ke pengirim. Jika terdapat beberapa paket data dalam ring dan repeater yang sedang mengirimkan data, menerima bit data dari paket tersebut, maka repeater harus menampung data dan mengirimkan data tersebut kembali, By pass State, untuk menghilangkat delay waktu dari system yang tidak aktif.
    Topologi Keunggulan Kelemahan
    Ring
    Seperti topologi bus.
    Penggunaan sambungan point to point membuat kesalahan trasmisi transmission error dapat diperkecil
    Data dikirim apabila melalui banyak computer maka transfer data menjadi lambat


    Topologi Kbel Bus
    Topologi bus menghubungkan beberapa node. Setiap node melakukan tugasnya masing-masing. Setiap computer disambung dengan T-Bus (bus berbentuk huruf T) dan kedua ujung sambungan diberi resistor dengan nilai resistansi sebesar 50 ohm.





    Topologi Keunggulan Kelemahan
    Bus

    1.Murah karena tidak menggunakan banyak media dan mudah karena media yang digunakan banyak di pasaran.
    2.setiap computer dapat saling berhubungan langsung.
    3.Jika satu node rusak, tidak mengganggu node lain karena setia node terhubung melalui “bus”.

    1.Sering terjadi hang atau crosstalk , jika kita ingin menggunakan bus yang sama dan lebih dari satu pasang.
    2.Tidak dapat digunakan secara bersamaan dalam waktu yang sama, sehingga harus bergantian dengan menambah relay.
    3.Jika “bus” rusak. Semua node tidak berfungsi sehingga kon-trol manajemen daa menjadi sulit.


    Topologi Switch/Web/Mesh
    Topologi Switch memiliki nama lain, yaitu Topologi Web, Topologi Mesh, Topologi Plex, atau Topology Complety Connected. Topologi ini merupakan bentuk jaringan dengan node, yang saling berhubungan dengan node lain memalui beberapa link. Topologi ini menggunakan ruus umum untuk menggunakan link. Pada rumus tersebut, n menunjukkan banyaknya node yang kita gunakan.
    Topologi Keunggulan Kelemahan
    Switch/Web Mampu menanggung banyak pengguna yang aktif. Membutuhkan banyak saluran bus.


    Topologi kabel Daisy – Chain/Loop
    Topologi ini merupakan evolusi dari topologi Bus dan topologi Ring , yaitu setiap simpul terhubung langsung ke dua simpul lain melalui kabel dan membentuk saluran, bukan lingkaran utuh. Pada topologi ini semua nod berhubungan secara serial (bukan parallel) sehingga tidak mengenal central node dan host noe karena semua memiliki status dan kedudukan yang sama.
    Topologi Keunggulan Kelemahan
    Daisy-Chain/Loop
    1.Instalasi dan pemeliharaannya murah.
    2.Semua node mem-punyai status yang sama.
    1.Kurang andal (tidak sesuai dengan kemajuan teknologi).
    2.Jika satu node saja yang rusak, akan mengganggu komunikasi data pada node yang lain








       b  .   Teknik Penyaluran Sinyal
    Teknik penyaluran sinyal ini menggunakan beberapa teknik berikut. Baseband merupakan teknik penyaluran dengan menggunakan sinyal digital. Transmisi yang digunakan bersifat bidirectional dan digunakan untuk topologi kabel bus dengan jangkauan pendek. Media yang digunakan adalah kabel koaksial dengan resistansi 50 ohm yang ditentukan dengan speifikasi IEEE (institude of Electrical and Electronics Engineering) 802.3 (Ethernet),jika kabel koaksial berukuran 0,4” dan data rate 10 Mbps (mega bit per sekon) dapat menjangkau jarak 600 meter yang dikenal dengan sebutan 10BASE5 dan untuk jarak yang lebih jauh dapat digunakan repeater. Broadband merupakan teknik penyaluran menggunakan sinyal analog dengan Frequency Multiplexing (FDM). Spektrum media transmisi dapat ibagi sesuai keperluan. Jarak yang dijangkau lebih jauh dibanding baseband dan dapat dandapat mendukung topologi kabeltree/ Broadband merupakan underdirectional baseband yang penuh, maka sinyal melalui inbound dan menerima sinyal dari saluran outbound dengan dua cara, yaitu memakai dua kabel terpisah (dual cable) dan menggunakan satu kabel dengan frekuensi modulasi berbeda. Broadband menggunakan media transmisi kabel koaksial terlebih dahulu. Broadband lebih baik dari baseband karena dapat mengirim suara dan video secara bersamaan. Dalam beberapa hal, jaringan broadband sama dengan jaringan TV.
    c.   Media Transmisi Transmisi pada Local Area Network dapat dibagi kedalam tiga kategori utama, yaitu Unicast, Multicast, dan Broadcast. Unicast merupakan media transmisi jaringan one to one. Saat digunaka. Satu system tunggal mencoba berkomunikasi dengan satu system lainnya. Pada jaringan Ethernet, penggunaan uncast dapat di ketahui dengan melihat MAC (Media Access Control) Address asal dan tujuan yang merupakan alamat host. Pada jaringan yang menggunakan alat IP , alamat IP asal dan tujuan merupakan alamat yang unik. Saat system berhubungan dengan frame jaringan, system selalu memeriksa MAC address untuk melihat apakah frame tersebut ditujukan kesistem. Jika MAC address sesuai dengan system tujuan. Maka system akan memprosesnya, jika tidak , frame tersebut akan diabaikan. Jika tidak . Frame tersebut akan diabaikan. Perhatikan, ketika dihubungkan ke hub, semua frame yang melalui jaringan dapat dilihat semua system. Multicast merupakan media transisi untuk banyak tujuan, tetapi tidak harus ke semua host, oleh karena itu, multicast dikenal sebagai metode transmisi one to many (satu ke banyak). Multicast dapat kita gunakan untuk kasus-kasus tertentu, misalnya ketika sekelompok computer menerima transmisi tertentu , seperti streaming audio atau video. Misalkan, beberapa computer ingin menerima transmisi video pada waktu yang bersamaan. Tersebut dikirimkan sebagai broadcast, tidak perlu lagi memproses suatu system. Dengan multicast, data tersebut hanya dikirim sekali dan dapat diterima oleh beberapa system. Protocol-protokol tertentu menggunakan range alamat khusus untuk multicast yang sama dapat digunakan. Karena ketika host menerima paket yang ditukan ke alamat tersebut , semua host akan memprosesnya karena system memiliki alamat IP masing-masing. Broadcast merupakan jenis transmisi jarngan yang dikenal sebagai metode transmisi one to all (satu ke semua). Walaupun broadcast cenderung membuang resource, beberapa protocol seperti ARP, bergantung kepadanya, dengan demikian, terjadinya beberapa traffic broadcast tidak dapat dihindarid. Jenis Kabel untuk LANTiga jenis kabel yang kita gunakan untuk membangun LAN adalah TwistedTwisted Pair
    Twisted pair adalah kabel tembaga yang dililitkan secara berpasangan dengan tujuan untuk menutupi kelemahan kabel terhadap noise electrics yang berasal dari dalam kabel (pair to pair coipling atau crosstalk) dan dari luar kabel (interfensi elektromagnetik dan interfensi frekuensi audio), semakin banyak lilitan kabel setiap inci, maka semakin kuat daya tahan kabel terhadap interfensi elektromagnetik dan crosstalk. Jenis kabel twisted pair yang sering digunakan adalah kabel shielded twisted pair (STP) dan unshielded twisted pair (UITP). Kabel STP memiliki pelindung tambahan pada setiap pasang kabel. Kabel ini lebih kompleks digunakan dan mahal. Kabel UTP terdiri dari beberapa kabel dengan pelindung luar dan tidak memiliki pelindung tambahan pada setiap pasang kabel. Untuk membuat kabet UTP, kita membutuhkan crimping tool karena crimping tool dapat kita gunakan untuk melebarkan kabel dan memasangnya ke konektor . jangan membeli crimping rool yang murah karena usiannya tidak akan lama! Jangan memotong kabel UTP lebih dari setengah inci!jangan menggores kabel, sebab akan mengurangi kinerja kabel! Kabel berwarna putih dan warna yang sama dengan pasangannya. Misalnya, kabelUTP biru dililitkan dengan kabel berwarna putih dan biru (putih dan biru). Warna kabel sangat penting ketika kita membuat kabel jaringan yang sesuai dengan standar EIA/TIA dan 568A. Perhatikan table susunan kabel UTP berikut !
    Tabel Susunan Kabel UTP
    Nomor PIN 568A
    568b
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    Putih-Hijau
    Hijau
    Putih-Orange
    Biru
    Putih-biru
    Oranye
    Putih-Cokelat
    Cokelat
    Putih-Oranye
    Oranye
    Putih-Hijau
    Biru
    Putih-Biru
    Hijau
    Putih-Cokelat
    Cokelat
    Susunan kabel pada table diatas adalah sama, kecuali kabel berwarna hijau dan orange karena keduanya dibalik. Saat kita membuat kabel straight, kedua ujungnya memiliki susunan yang sama ketika kedua kabel dihadapkan dengan klip menghadap ke bawah. Untuk kabel crossover , ujung yang stu disusun sesuai dengan standar 568A, dan ujung yang lain disusun dengan standart 568B. misalkan, juka kita membuat jaingan Ethernet 100 Mbps, kita dapat menggunakan empat kabel. Pin yang kita gunakan adalah pin 1, pin 2, pin 3, dan pin 6 dengan warna hijau dan oranye.
    Gambar . hubungan computer ke hub: jenis kabel straight


    Sebuah computer berhubungan dengan hub, pin, kartu jaringan, dan Port Hub memiliki susunan berbeda dengan Pin pengirim dari suatu perangkat terhubung ke Pin dari suati perangkat lainnya. Perhatikan, Pin 1 pada hub sebagai pin penerima,sedangkan pin 1 pada computer sebagai pin pengirim. Pada vontoh diatas, kita menggunakan kabel straight atau lurus. Lalu, bagai mana jika kita meggunakan crossover atau bersilang? Maka, kita menggunakannya ketika melakukan hubungan antara computer atau hubungan antar hub. Pada hubungan ini, pin pengirim dari satu perangkat terhubung ke pin penerima perangkat lainnya. Perhatikan gambar pemasang kabel bersilang untuk dua computer tanpa hub berikut!
    Gambar
    Pada hubungan antar computer diatas, keduanya memiliki port yang sama. Untuk alas an inilah! Kita membutuhkan kabel crossover.
    Table jenis kabel untuk hubungan
    Jenis Hubungan
    Jenis kabel
    Computer-hub
    Computer- switch
    Router- switch
    Router- hub
    Computer- computer
    Switch- hub
    Straight ( lurus )
    Straight ( lurus )
    Straight ( lurus )
    Straight ( lurus )
    Crossover
    Crossover


    Kabel Koaksial
    Kabel Koaksial memiliki ukuran yang beragam . Diameter yang besar mamiliki transmisi panjang dan menolak noisa. Nama lain dari kebel ini adalah ticknet.




    Gambar. Kabel koaksial
    Kabel ini sangat popular untul LAN kerna memiliki bandwith yang leba, sehingga dapat kita gunakan utuk komunikasi broadband ( multiple channel ). Contoh kabel koaksial dalam kehidupan sehari-hari adalah kabel TV, Thick coaxial, ARCNet, dan Thin Coaxial. Kabel Thick Coaxial yang dikenal dengan nama 10base5, biasanya kita gunakan untuk kabel backbone pada instalasi jaringan Ethernet antar gedung kantor. Kabel ini agak sulit kita tangani karena berat yang kurang fleksible. Daya jelajahnya menggunakan 500 meter- 2500 meter. Kabel Thin Coaxial dikenal dengan sejumlah nama alias, yaitu RG-58, Cheaperne, 10base2. Dan Thinnet yang biasanya digunakan untuk jaringan antarworkstation. Kabel ini sangat mudah untuk topologi kabel bus dan Topologi kabel ring. Kabel Thin Coaxial paling banyak digunakan dalam LAN, lebih mahal dan Twisted Pair dan lebih sukar tetapi kualitasnya sangant baik dan dapat dipakai untuk mengirim data sampai lebih dari 10 Mbps dan dapat mengurangi kesalahan ( error ) yang sering terjadi.
    Kabel Serat optic (Fiber optic)Kabel serat optic adalah kabel jaringan computer yang dapat mentrnsmisikan cahaya. Cahaya adalah gelombang elektromagnetik. Cahaya memiliki sifat dualisme, yaitu cahaya barsifat gelombang (elek Comton, panjang gelombang de Broglie, computer optic, dan lainnya) dan cahaya bersifat partikel ( efek fotolistrik, eksperimen Davission- Germer. Dan lainnya). Kabel ini lebih mahal, namun memiliki daya jelajah 550 meter sampai ratusan kilometer. Keunggulan lainya, kabel ini lebih kebal terhdap interfensi elektromagnetik, sehingga mempu menstranmisikan data dengan kecepatan tinggi, tidak membawa sinyal listrik, dan mengubah sinyal ( bit) menjadi bentuk cahaya.Kabel serat optic terbagi dua bagian, yaitu single mode dan multimode. Kabel single mode mampu menjalajahi jarak sampai ratusan kilometer dan mengirim satu sinyal dalam satu waktu. Kabel multimode mampu menjelajah jarak 500 meter, mengirim beberapa sinyal dalam waktu yang sama, dan mengirim data pada sudut bias ( refaction) yang berbeda.Kabel serat optic merupaka media LAN yang paling baik kualitasnya, tetapi harganya mahal. Kecepatan transfer datanya sangat tinggi, yaitu 100 Mbps dan bebas noise (error), kecuali jika medianya mengalami kerusakan.
    Gelombang MikroMedia ini dapat mencapai jarak yang jauh dan luas, namun biayanya terlau mahal. Tenologi jaringan gelombang mikro (jenis gelombang elektromagnetik) menggunakan satelit. Umumnya, jaringan yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan, pada dasarnya, bersifat asimetrik, yaitu sepanjang waktu dan mengalir pada satu arah. Contohnya komunikasi satelit broarcast menawarkan jalur komunikasi data yang ekonomis dan efisien. Aplikasi-aplikasi yang dilakukan dengan milticast via satelit ini, diantaranya dilevery data, tanyangan langsung audio video, informasi stock market, pilihan bagus untuk Direct-to home digital, dan keunggulan system satelit dalam penyebaran informasi dan data. Penyebaran data dengan menggunakan milticast berbasis teknoligi satelit digital lebih ekonomis dan efisien karena perusahaan atau service provider mampu menjangakau tempat yang jauh dan banyak pelanggan.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar